Kamis, 16 Oktober 2014

TERNAK KAMBING MODERN TANPA NGARIT

Salam hangat para new bie dan blogger mania dimanapun Anda saat ini berada.
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan YME. Amin……,
 galery-ukfarm
Pada kesempatan yang istimewa kali ini Saya akan berbagi sedikit ilmu mengenai dunia peternakan modern. Lebih khususnya lagi yaitu dibidang ternak kambing.
Seperti yang sudah kita ketahui saat ini telah banyak beredar berita mengenai ternak kambing tanpa angon & tanpa ngarit setiap hari. Atau mungkin ada yang lebih mengenal dengan istilah kambing fermentasi. Namun pada intinya juga sama yaitu memelihara ternak secara modern tanpa perlu angon & ngarit setiap hari lagi.

Sudah dua tahun ini Saya memang sengaja mempelajari & memahami mengenai berita tersebut diatas dan memang benar adanya. Bagi Anda yang mungkin saat ini masih beternak kambing secara konvensional alias masih ngarit setiap hari, Saya anjurkan untuk segera bertindak menyimak berita ini dan mulailah menggunakan cara yang modern ini.
Keuntungan dari ternak sistem modern ini kita tidak perlu repot cari rumput setiap hari walaupun kambing yang ada dikandang jumlahnya lebih dari dua ekor. Sebab dengan sistem yang modern ini satu ekor kambing dalam sehari cuman butuh pakan sekitar 3% dari bobot kambing itu sendiri (sedangkan menurut realita dilapangan yang saja temui rata-rata satu ekor hanya butuh pakan fermmentasi 1-3kg saja dan itu berikan cukup pagi  dan sore).
Kalo soal hasil pertumbuhannya jangan ditanya lagi. Dari hasil lapangan yang Saya jumpai bersama teman peternak & pedagang dikota solo, kaming dalam waktu 21 hari sudah bertambah 4,5-7kg. Dan jika dikalkulasi dengan Rupiah kambing menggunakan pakan fermentasi hanya butuh biaya pakan sebesar Rp.650,—Rp.1000,- saja tiap harinya.
analisa-biaya-kandang-kambing-etawa-2   analisa-biaya-kandang-kambing-etawa-1  images_030
Bayangkan saja betapa efektifnya ternak kambing secara modern ini.
Para teman-teman peternak modern ini rata-rata memelihara kambing mininal 20 ekor yang ditempatkan dalam sebuah kkandang panggung.
Keuntungan lainnya yaitu dalam 1x membuat pakan 1 kwintal hingga 1 ton bisa tahan hingga 6bulan.
Lalu apa saja yang bisa dibuat menjadi pakan fermentasi untuk ternak? Jawabannya adalah semua hijauan yang tidak meracuni ternak bisa dijadikan sebagai bahan pakan fermentasi.
Jika Anda tertarik & berminat untuk belajar ternak modern silahkan contak Bp.Darto (Dedi Kurniawan) di 0852993292203
Comments
0 Comments